Langsung ke konten utama

[ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA] MODUL 1

MODUL 1
PENGANTAR
1.1 TUJUAN PRAKTIKUM
1.      Untuk mengetahui Sejarah Bahasa C
2.      Untuk mengetahui Perbedaan Bahasa C dengan Bahasa C++
3.      Untuk memahami Struktur Pemrograman Bahasa C

1.2  DASAR TEORI
Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories.
Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa memengaruhi bahasa populer lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.
Pada perkembangannya, muncul versi-versi C lain yang pada akhirnya membuat kebingungan di kalangan pemrogram. Karena itu, pada tahun 1983, American National Standards Institute (ANSI) membuat sebuah komite untuk membuat sebuah versi standar dari bahasa C. Setelah melalui proses yang panjang dan sengit, pada tahun 1989, telah berhasil disahkan standar yang dinamakan ANSI X3.159-1989, versi ini seringkali dinamakan ANSI C, atau kadang-kadang C89.
Pada 1990, versi ANSI C diadopsi oleh Organization for Standardization (ISO) dengan sedikit perubahan dengan nama ISO/IEC 9899:1990. Versi ini seringkali dinamakan ISO C atau C90. Karena versi ANSI C dan ISO C hanya memiliki sedikit perbedaan, pemanggilan C90 dan C89 merujuk pada bahasa yang sama.

Perbandingan dengan C++
            C++ pada awalnya disebut sebagai "C dengan Kelas" (C With Classes) dan diciptakan untuk memiliki fitur pemrograman berorientasi objek. Karena C++ berdasarkan dari C, maka kebanyakan kode C bisa dirakit di kompilator C++ dengan mudah. Perbedaan kecil contohnya kata "new" dan "delete" yang terdapat di kode C tidak bisa dirakit di C++ karena kata-kata ini adalah kata dipesan C++. Pustaka C biasanya bisa diimpor ke pustaka C++, tapi karena kompilator C dan C++ memiliki "name mangling" yang berbeda, maka perubahan kecil di kode C perlu dilakukan.

Aplikasi dalam bahasa C
Bahasa C banyak dipakai untuk :
1.           Membuat sistem operasi dan program-program sistem,
2.           Pemrograman yang “dekat” ke perangkat keras (misalnya untuk kontrol peralatan)
3.           Membuat Tool kit
4.           Menulis program aplikasi (Misalnya dBase, WordStar, Lotus123)

Kelebihan bahasa C, sehingga terpilih untuk aplikasi-aplikasi tersebut adalah kemampuannya untuk membuat kode yang compact, efisien tanpa mengorbankan readability (beda dengan bahasa assembly yang efisien namun susah dibaca, atau bahasa tingkat tinggi lain yang enak dibaca namun tidak efisien). Walaupun tak dapat diingkari bahwa program dalam bahasa C lebih sulit dibaca (karena compact) dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi yang lain.

1.3 Pembahasan
STRUKTUR PROGRAM DALAM BAHASA C
/* Nama File : ….*/
/* Identitas perancang / penulis */
/* Deskripsi ringkas dari program */
<tipe> main ([int argc, char** argvi[, chart** envpl]]){
/* Keterangan Program */
 /* Kamus */
 /* Algoritma/deretan instruksi yang executable */ 
     Return(<retval>);
}
Contoh-contoh sederhana program dalam bahasa C
/* File hello.c */
#include <stdio.h> 
void main( )
{
      printf("hello\n");
}

Analisis :
          Program diatas diberi nama hello.c seperti yang tertera pada syntax paling atas. Lalu ada library stdio.h, Library stdio.h adalah library pada bahasa C yang digunakan untuk operasi input-output (stdio = Standar Input dan Output). Tanpa menggunakan library ini maka perintah-perintah input dan output seperti printf() tidak dapat dieksekusi. Setelah kata hello ada”\n” yang artinya new line atau garis baru, dan perintah printf digunakan untuk mencetak kata atau kalimat. Program ini digunakan untuk mencetak kata “hello”.

/* File : hello1.c */
#include<stdio.h> 
int main()
{
  printf("hello\n");
return 0;
 }
Analisis :
Hampir sama dengan yang diatas, bedanya program ini menggunakan int main(), Int main() mengatakan kepada kompiler bahwa ada sebuah fungsi bernama main, yang mana fungsi itu mengembalikan sebuah integer, sehingga diberi tanda int, dan setelah kata hello ada”\n” yang artinya new line atau garis baru. Lalu, fungsi return 0 pada konsep di atas adalah fungsi main() ini dapat mengembalikan nilai 0 ke system operasi yang menandakan bahwa program tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan. Program ini digunakan untuk menampilkan kata “hello”.
/* File : ASIGN.c */
#include <stdio.h>

int main ()
{
      int i;
      printf ("hello\n");
      i=5;
      printf ("ini nilai i : %d \n",i);
      return 0;
}
Analisis :
Program ini dibuat untuk menampilkan angka yang bertipe integer, bervariabel “i”. Lalu kita kembali menggunakan perintah printf untuk mencetak kata. Variabel i mempunyai nilai 5, dan untuk menampilkan angka 5 pada output menggunakan %d , yaitu format normal untuk menampilkan bilangan bulat atau desimal.
/* File : asgdll.c */
int main ()
{
float f;
long double fll;
f=20.0f;
fll=1.0L;
      printf("float f=%.2f\n", f);
      printf("long double fll=%fl\n", fll);
return 0;
}
Analisis :
Program ini dibuat untuk menampilkan angka yang bertipe float, bervariabel “f” dan tipe double bervariabel “fll”. Tipe data float digunakan untuk membaca sebuah angka dengan titik mengambang(bilangan cacah),dan double untuk membaca bilangan cacah dengan ketelitian ganda dan return 0 dalam main() menyatakan bahwa program berakhir dengan normal.
/* File : ASIGNi.c */
#include <stdio.h>
#include <limits.h>

int main ()
{
int i;
long int ii;

      printf("hello\n\n");
      i=1234;
      ii=123456;
      printf ("Ini nilai i=1234 =:%d\n", i);
      printf ("Ini nilai ii=123456:%10d\n\n", ii);
      printf("min dan max integer:%d, %d\n", INT_MIN, INT_MAX);
      printf("max long integer:%1d,%1d\n",LONG_MAX);
return 0;
}
Analisis :
Program ini dibuat untuk mencari nilai maksimum dan minimum dari sebuah bilangan  yang bertipe integer, disini bervariabel “i” dan sebuah bilangan dan minimum dari sebuah bilangan yang bertipe long integer, disini bervariabel “ii”. Lalu kita menggunakan format %d , yaitu format normal untuk menampilkan bilangan bulat atau desimal.
/* File : asign2.c */


int main ()
{
      short ks = 1;
      int ki = 1;
      long k1 = 10000;
      char c = 65;
     
      char cl = 'z';
     
      float x = 1.55;
     
      printf("karakter=%c\n", c);
      printf("karakter=%c\n", cl);
     
      printf ("karakter = %d\n", c);
      printf ("karakter = %d\n", cl);
      printf ("Bilangan integer (short) = %d\n)", ks);
      printf ("\t\t(int) = %d\n", ki);
      printf ("\t\t(long) = %1d\n", k1);
      printf ("bil real = %8.3f\n",x);
      return 0;
}
Analisis :
Program ini berisi contoh sederhana untuk mendefinisikan variabel-variabel bilangan bulat  (short integer, integer, long integer), karakter, bilangan real. Didalam program ini terdapat format %c untuk membaca sebuah karakter, %d untuk membaca bilangan bulat, dan %f untuk membaca bilangan pecahan. Seperti biasa,  return 0 dalam main() menyatakan bahwa program berakhir dengan normal.

TUGAS
1. Tuliskan nama kalian pada layar beserta NPM dan kelas menggunakan printf.
2. Tuliskan nama kalian pada layar beserta NPM dan kelas menggunakan printf dan tersimpan didalam variabel.
3. Coba tuliskan nama kalian dalam format ASCII, contoh (DEDE: printf("%c%c%c%c", 68. 69, 68, 69).
Jawaban
1.      Program
/* File: TugasNo1.c*/
#include <stdio.h>
int main()
{
printf("M. RIFKI PRATHAMA U\nNPM : 157006059\nKelas : Teknik Informatika B 2015");
return 0;
}

2.      Program
/* File : TugasNo2.c*/
#include <stdio.h>
int main()
{
      char nama[40]="M Rifki Prathama Ubaidillah";
char npm[40]="157006059";
      char kelas[40]="Teknik Informatika B 2015";
     
      printf ("Perkenalkan\n");
      printf ("Nama\t: %s \n", nama);
      printf ("NPM\t: %s \n", npm);
printf ("Kelas\t: %s \n", kelas);
return 0;
}

3.      Program
/* File : TugasNo3.c */
#include <stdio.h>
int main()
{          
printf ("%c%c%c%c%c", 82, 73, 70, 75, 73);
return 0;
}


DAFTAR PUSTAKA
·         Blog Rakata.”Pengertian Library Stdio.h”.13 Mei 2016. http://blograkata.blogspot.co.id/2012/02/pengertian-library-stdioh.html
·         Hidayat, Taufik. “Fungsi String pada Bahasa Pemrogramam C”.13 Mei 2016. http://www.academia.edu/9702770/Fungsi_String_pada_Bahasa_Pemrogramam_C
·         Sulastri, Heni.2016. Modul Praktikum Algoritma & Struktur Data. Tasikmalaya:Teknik Informatika Universitas Siliwangi.
“Bahasa Pemrograman”.13 Mei 2016. https://id.wikipedia.org/wiki/C_(bahasa_pemrograman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami Dasar Controller dan View Pada Laravel

Memahami Dasar Controller dan View Pada Laravel Ya, sesuai judul diatas, setelah mempelajari dasar laravel khususnya routing laravel pada bahasan sebelumnya, selanjutnya kita akan Memahami Dasar Contoller dan View Pada Laravel. Sebelumnya kita harus tahu konsep MVC. M adalah Model, Model digunakan untuk query atau proses mengambil data dari database. V adalah View, View digunakan untuk tampilan user berupa html, css, js dan data yang bersifat client. Sedangkan C adalah Controller, yang digunakan untuk mengatur atau menjembatani antara model dan view juga bisa digunakan untuk mengatur alur program. Untuk langkah awal buka file web.php, dan didalam folder controllers buat file dengan nama ProfileController.php. Di materi sebelumnya kita lngsung mengedit di file web.php pada route. Kali ini saya akan mencoba untuk membuat coding yang terpisah dengan file route, kita hanya memanggil indexnya dalam route::get. Setelah membuat ProfileController.php di folder kel1 ya...