Langsung ke konten utama

PENGGUNAAN ADMIN LTE DAN BLADE TEMPLATE LARAVEL

PENGGUNAAN BLADE TEMPLATE LARAVEL

Hallo lagi guys!! disini kita akan mencoba membuat implementasi penggunaan blade template laravel sederhana dengan menggunakan bootstrap Adminlte.

Admin LTE merupakan salah satu template yang paling sering digunakan oleh web developer sebagai backend template pada proyek yang sedang dikerjakan. template ini  dibuat menggunakan framework bootsrap yang merupakan framework CSS yang paling banyak digunakan di kalangan web desainer sekarang

Blade adalah template engine bawaan dari framework laravel. Keuntungan menggunakan template engine ini adalah kemudahan dalam syntax yang dipakai. Sehingga menggunakan blade dalam mengatur layout web yang kita bangun akan menjadi lebih mudah. Penggunaan blade template harus menggunakan ekstensi .blade.php.

Yuk langsung aja ya :D

  1. Pastikan kamu sudah download adminLTEnya
  2. Unzip file tsb di file C:\xampp\htdocs\kel1\public dan Ganti file name menjadi “Asset” (sebenarnya bebas mau diganti dengan apa saja) 

3. Buat route di file web.php misalnya dengan nama admin lte. Yang akan dilakukan disini yakni pembuatan template dasar, jadi template tersebut bisa kita gunakan beberapa kali dengan extends dari admin lte.  

Ket: Dalam route diatas kita membuat url baru dengan nama adminlte, yang nantinya route ini akan merender view yang bernama admin lte. Jika langsung kita buka dengan http://localhost/kel1/public/adminlte maka akan error. Jadi ikuti dulu langkah selanjutnya ya..

4. Buat view baru yakni file adminlte.blade.php Isi dari adminlte.blade.php ini yakni isi dari index.html yang ada dalam admin lte yang telah direname menjadi Asset. Buka file index.html tersebut daln copy ke dalam file adminlte.blade.php.



Jika kita coba buka kembali http://localhost/kel1/public/adminlte akan muncul tampilan tapi belum sempurna artinya masih berantakan.
 5. Untuk membuat view adminlte sempurnya yang kia lakukan yakni :  Buat file head.blade.php di directory C:\xampp\htdocs\kel1\resources\views\template yang sebelumnya kita telah membuat folder template dalam views . Isi dari file head.blade.php yakni head yang ada di file adminlte.blade.php yang ditandai dengan tag  <head> sampai</head> *hanya isinya saja tidak dengan tag <head> nya. Lalu ubah link css nya supaya template admin lte bisa terlihat rapih. Kita tambahkan link ”{{url(‘asset/...[isi ekstensi css nya tetap]...’)}}” untuk semua syntax yang berekstensi css. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah:

Ket: Asset diatas adalah nama folder adminlte yang telah kita rename. Setelah di cut dan dipindahkan ke file head.blade.php.
lalu Include file tersebut dalam adminlte.blade.php, seperti gambar dibawah: 


Ket: include filenya yang berada di folder template dan nama filenya head. Tanda titik ditas yakni sama seperti tanda slash ‘/’ yang menunjukan direktory, karena filenya .blade maka ditandai dengan titik.
  •  


6.      Buat file header.blade.php dalam directory yang sama dengan file head. Lakukan langkah yang sama seperti pada file head.blade.php. cut syntax header yang ada dalam adminlte.blade.php dari awal tag <header > sampai </header> lalu paste ke dalam file header.  
Sehingga tidak ada file header dalam adminlte.blade.php. lalu include kan kembali file header, seperti pada gambar dibawah:
 
7.      Buat file sidebar.blade.php. Dan lakukan langkah yang sama seperti sebelumnya. 

Include sidebar dalam adminlte.blade.php
8.      Buat file footer.blade.php. cut isi footer dalam adminlte.blade.php paste ke file footer. 
 
lalu include kan dalam adminlte.blade.php
9.      Buat file control-sidebar.blade.php. cut syntax dalam tag <aside class=”control-sidebar>
lalu include kan dalam adminlte.blade.php
10.  Buat file script.blade.php. cut semua syntax dengan tag <script>...</script> dan paste dalam file ini. 
Tambahkan url diawalnya pada syntax yang berekstensi .js = “{{url(‘/asset/....’)}}” seperti pada gambar seperti yang telah kita lakukan pada syntax .css sebelumnya. 
Lalu includekan kembali di file adminlte

Setelah dipisahkan maka isi file adminlte hanya 500 baris, tapi itu masih panjang karena template utamanya masih belum kita edit, template utama yakni ‘content-wrapper’.


11.  Hapus semua isi content-wrapper lalu ketikan “@yield(‘content’)”
 
Jika dijalankan tampilannya masih kosong. 

12.  Buat route kembali di web.php.
 
Ket: kita membuat resource dari file data-barang dan viewnya yakni DataBarangController. Maka kita harus membuat file index.blade.php untuk implementasi yieldnya dan membuat file controller yakni’DataBarangController.php’.
13.  Buat index.blade.php dalam directory C:\xampp\htdocs\kel1\resources\views\data-barang yangs ebelumnya kita membuat folder data-barang terlebih dahulu. 
 
Ket: Extends file adminlte nya lalu buat section content. Misalnya kita membuat heading dengan tag <h1></h1> dengan isi yakni hanya kata ‘Ini Contoh Halaman Menggunakan Template.’
14.  Lalu Buat controller baru dengan nama DataBarangController.php di direktory C:\xampp\htdocs\kel1\app\Http\Controllers di CMD / Command Prompt, sesuai dengan yang ada dalam route. 

Ket: file ini akan kita gunakan saat kita membuat template data barang. Tapi di penjelasan kali ini kita hanya membuat template untuk data barang tapi tampilannya hanya sebagai contoh saja. Kita bisa ubah isinya di penjelasan selanjutnya yaa... 
15.  Maka kita dibuka dengan http://localhost/kel1/public/data-barang, data-barang ini kita tentukan dalam file route yang dibuat tadi. Maka akan muncul seperti dibawah: 
Ket: jadi view ini akan sama tampilannya seperti pada adminlte awal, tapi isinya atau content-wrippernya sudah kita edit dan diganti dengan isi yang ada dalam section dalam file index.blade.php.
Saat kita membuka scriptnya yakni dengan menekan ctrl+u kita akan menemuka isi contennya yakni seperti gambar dibawah yang merupakan isi dari index.blade.php tadi.

Ya, segitu aja dari saya, semoga bermanfaat :D

referensi
https://belajarphp.net/menu-adminlte-codeigniter/
 http://salatigadev.com/berkenalan-dengan-blade-template/
google.com
blog teman teman saya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami Dasar Controller dan View Pada Laravel

Memahami Dasar Controller dan View Pada Laravel Ya, sesuai judul diatas, setelah mempelajari dasar laravel khususnya routing laravel pada bahasan sebelumnya, selanjutnya kita akan Memahami Dasar Contoller dan View Pada Laravel. Sebelumnya kita harus tahu konsep MVC. M adalah Model, Model digunakan untuk query atau proses mengambil data dari database. V adalah View, View digunakan untuk tampilan user berupa html, css, js dan data yang bersifat client. Sedangkan C adalah Controller, yang digunakan untuk mengatur atau menjembatani antara model dan view juga bisa digunakan untuk mengatur alur program. Untuk langkah awal buka file web.php, dan didalam folder controllers buat file dengan nama ProfileController.php. Di materi sebelumnya kita lngsung mengedit di file web.php pada route. Kali ini saya akan mencoba untuk membuat coding yang terpisah dengan file route, kita hanya memanggil indexnya dalam route::get. Setelah membuat ProfileController.php di folder kel1 ya...